Keutamaan Sayidah Khadijah Radhiyallahu 'Anha Pengajian rutin manaqib Sayyidah Khadijah Al-Kubro bersama guru Muhammad Rijani ( Khodimul Majelis Ratib 'Attos Palangkaraya)
Sayidah Khadijah binti Khuwailid
radhiyallahu ‘anha adalah salah satu wanita paling mulia dalam sejarah Islam.
Allah dan Rasul-Nya telah memuliakan beliau dengan berbagai keutamaan yang
menjadi teladan sepanjang zaman.
- Perempuan Pertama yang Beriman kepada Allah dan
Rasul-Nya
Sayidah Khadijah adalah orang pertama yang mengimani kerasulan Nabi Muhammad ﷺ. Dalam kondisi ketika wahyu pertama turun dan Rasulullah merasa takut, beliau yang menenangkan hati Rasulullah dan membenarkannya tanpa ragu. Hal ini menunjukkan keimanan yang kokoh dan kecerdasannya memahami kebenaran. (HR. Bukhari dan Muslim) - Istri Rasulullah ﷺ
yang Paling Dicintai dan Dihormati
Beliau adalah istri pertama Rasulullah dan satu-satunya istri beliau selama hayatnya. Khadijah mendampingi Rasulullah selama 24 tahun dengan penuh cinta dan kesetiaan. - Pembela dan Penolong Pertama Dakwah Islam
Dalam masa-masa sulit, Sayidah Khadijah selalu membela dan mendukung perjuangan Rasulullah. Beliau mengorbankan harta, tenaga, dan jiwanya demi dakwah Islam. Rasulullah bersabda:
"Tidak
ada seorang pun yang mendukungku saat semua orang mendustakanku, kecuali
Khadijah. Ia membenarkanku saat semua orang mengingkariku, ia mengorbankan
hartanya untukku."
(HR. Ahmad)
- Memiliki Nasab yang Mulia dan Bertemu dengan Nasab
Rasulullah di Datuknya, Qushai
Sayidah Khadijah berasal dari keluarga bangsawan Quraisy yang terhormat, nasabnya bertemu dengan Rasulullah ﷺ di Qushai bin Kilab. - Termasuk Ahlul Darajat dan Doanya Mustajab dengan
Tawassul
Diriwayatkan bahwa Sayidah Khadijah termasuk dalam golongan wanita penghuni surga yang tinggi derajatnya. Banyak ulama dan awliya yang bertawassul melalui beliau. Di antara adab doa tawassul adalah dengan membaca:
Bismillāh,
al-ḥamdu lillāh, shalawāt, Yā ummanā Khadījah al-Kubrā (3x), lalu berdoa dan menutupnya dengan shalawat.
- Pemilik Akhlak Mulia, Pemurah dan Berilmu
Khadijah dikenal sebagai wanita yang bijak, dermawan, dan memiliki akhlak yang tinggi. Ia dihormati oleh kaumnya bahkan sebelum masa Islam. - Sumber Ketenangan dan Penghibur Rasulullah ﷺ
Dalam kondisi apapun, beliau selalu menjadi tempat berlabuh Nabi, menghibur dan menenangkan Rasulullah dalam segala kesulitan hidup dan perjuangan dakwah. - Setia Menemani Rasulullah Selama 24 Tahun Tanpa Pernah
Menyakiti
Tidak ada catatan bahwa beliau pernah membuat Rasulullah bersedih. Beliau adalah istri yang paling setia, selalu berada di samping Nabi baik dalam suka maupun duka. - Mendapat Kedudukan Tertinggi dan Termulia di Sisi Allah
Rasulullah menyatakan bahwa Khadijah termasuk di antara empat wanita terbaik seluruh alam semesta, bersama Maryam, Asiyah, dan Fatimah. (HR. Ahmad dan al-Hakim) - Melahirkan Anak-Anak Rasulullah ﷺ
Dari pernikahan mereka lahir enam anak: al-Qasim, Abdullah (ath-Thayyib/ath-Tahir), Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fathimah az-Zahra. Sementara putra Nabi yang lain, Ibrahim, lahir dari Maria al-Qibthiyyah. - Mengantarkan Makanan Saat Rasulullah Beruzlah di Gua
Hira
Saat Nabi ber-tahannuts di Gua Hira, Khadijah mengantarkan makanan dengan penuh cinta dan perhatian, bahkan dalam kondisi medan yang berat. - Mendapat Salam dari Allah dan Jibril serta Istana di
Surga
Malaikat Jibril datang kepada Nabi dan berkata:
"Wahai
Rasulullah, ini Khadijah datang membawa makanan. Sampaikan salam dari Rabbmu
dan dariku kepadanya. Dan berikan kabar gembira bahwa Allah telah menyiapkan
untuknya rumah di surga dari mutiara yang tak ada hiruk pikuk dan kesusahan di
dalamnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
- Sangat Dicintai Rasulullah dan Siapa yang Mencintainya,
Dicintai oleh Nabi
Rasulullah sangat mencintainya dan bersabda:
"Aku
diberi rezeki cinta dari Khadijah."
(HR. Muslim)
- Rasulullah Selalu Menyayangi Keluarga Khadijah
Setelah wafatnya Khadijah, Nabi masih memperhatikan dan memuliakan kerabat Khadijah sebagai bentuk cinta dan penghormatan. - Rasulullah Selalu Menyebut Kebaikannya dan Mendoakannya
Beliau sering menyebut-nyebut Khadijah dengan penuh rindu dan memintakan ampun untuknya kepada Allah. - Selalu Setia dalam Suka dan Duka
Khadijah tidak pernah meninggalkan Rasulullah dalam kondisi apapun, ia adalah pendamping sejati yang ikhlas. - Wafat di Pangkuan Rasulullah dan Menerima Buah Anggur
dari Surga
Ketika menjelang wafat, beliau dipangku oleh Rasulullah dan diberikan anggur yang dikabarkan berasal dari surga. - Rumah Khadijah Termasuk Tempat Paling Mulia Setelah
Masjidil Haram
Ulama menyebutkan rumah Sayidah Khadijah sebagai tempat yang penuh berkah dan kemuliaan karena menjadi tempat wahyu pertama turun dan rumah Rasulullah. - Wafat dalam Keimanan Sempurna di Usia 65 Tahun, 3 Tahun
Sebelum Hijrah tahun ke 10 kenabian
Beliau wafat di Makkah, dimakamkan di pemakaman Ma'la. Tahun wafatnya dikenal dengan ‘Aamul Huzn (Tahun Kesedihan) karena sangat dirasakan oleh Rasulullah.
Pelajaran
dan Hikmah
- Sayidah Khadijah adalah teladan sempurna bagi muslimah
dalam hal iman, akhlak, kesetiaan, dan perjuangan.
- Kesetiaannya kepada Rasulullah menjadi bukti bahwa
peran seorang istri sangat menentukan dalam perjuangan hidup dan dakwah.
- Cintanya kepada Rasulullah adalah cinta sejati yang
dibalas Allah dengan kedudukan tertinggi di surga.
- Tawassul dengan beliau adalah bentuk ikhtiar ruhani
dengan adab dan syarat-syarat yang dibenarkan oleh ulama.
Penutup
Semoga kita semua bisa meneladani
Sayidah Khadijah dalam keimanan, kedermawanan, dan akhlaknya. Mari kita niatkan
untuk terus belajar dan mencintai para kekasih Allah, karena cinta kepada
mereka adalah bagian dari kecintaan kita kepada Rasulullah ﷺ dan Allah ﷻ.
اللهم
اجعلنا من الذين يحبون خديجة ويقتدون بها، وارزقنا صحبتها في الفردوس الأعلى. آمين.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar